Blogging Lagi (Part 1): Blackberry

Assalamu ‘alaikum wr.wb.

Blog is dead, right?

Yah maklumlah, saat ini kita terlalu dimanjakan dengan teknologi mobile Internet yang serba instan. Lebih mudah ngoceh pakai Facebook dan Twitter menggunakan BlackBerry Internet Services daripada ngeblog, walaupun saat ini sudah ada WordPress for BlackBerry.

BlackBerry Onyx with Real Blackberry cake

 

Video dibawah ini menunjukkan betapa repotnya kalau BlackBerry dan Apple itu bukan hanya diartikan sebagai buah-buahan Smile

My BlackBerry is not working!

 

Ya begitulah, setelah lebih kurang menjadi pengguna BlackBerry selama 1 tahun (pertama pakai Gemini, lalu diganti ke Onyx), sudah lama sekali saya tidak menyentuh aplikasi Windows Live Writer untuk ngeblog.

Well, blogs is not dead entirely. Saya akhirnya mencoba ngeblog lagi (themes blog ini saya ganti agar segar), dan hanya akan merekap kegiatan-kegiatan saya tempo hari, dan akan saya tuliskan dalam beberapa artikel bersambung.

 

BlackBerry FTW?

Setelah terlalu banyak orang yang komentar di artikel blog saya tentang Nokia E63, 2,5 tahun berlalu dan saya katakan era Nokia sudah berakhir. Nokia gagal membunuh BlackBerry, dan terpaksa berakhir dengan bekerjasama dengan Microsoft untuk memasukkan platform Windows Phone 7 ke dalam handphone Nokia.

Bagaimanapun, handphone Nokia tetap enak dipakai untuk voice call dan SMS reguler. Saya juga belum menemukan aplikasi SSH client seperti PocketPuTTY di BlackBerry. Well, ada aplikasi BBSSH yang saya coba, namun nampaknya tidak dapat dipakai oleh BIS connection dari XL. Kalau dipakai dari Wifi sih normal aja.

Mengapa BlackBerry? Somehow di awal tahun 2010, Nokia Messaging dan paket Telkomsel Flash di KartuHalo saya tidak get along very well. Karena saya sangat bergantung pada layanan push email ini (dan teman saya di Telkomsel pun berkata, “Sudahlah, pakai BlackBerry aja!”), maka akhirnya saya pakai BlackBerry.

Push email memang menjadi kekuatan dari BlackBerry. Kencang dan handal, dapat dipakai walaupun network GPRS di Indonesia kebanyakannya berantakan. Setup nya mudah, kirim dan reply attachment tidak ada masalah. Setelah itu barulah saya ketagihan dengan racun gadget ini: Facebook & Twitter Notification. Itulah fitur yang tidak ada di Nokia E63. Notification FB dan Twitter membuat kita mendapatkan feedback segera dari ocehan kita.

BlackBerry juga memiliki fitur “pemaksaan sosial” dengan aplikasi bernama BlackBerry Messenger (BBM). Aplikasi ini mampu melakukan “pemaksaan sosial” dari pemilik BB kepada rekan-rekannya yang tidak memiliki BB untuk segera memiliki BB. Salah satu korbannya adalah adik saya Smile. BBM, yang boleh dikatakan sebagai flat-rate-advanced-SMS, membuat pengguna BB kesal kalau masih harus meng-SMS orang .

BB juga menjadi simbol status, alat kesetaraan, atau apalah namanya di kalangan bisnis. Kalau ketemu rekan bisnis baru, kata-kata “Eh, pin BB berapa?” merupakan ice breaker yang mudah diucapkan.

Pendek kata, BB dapat dikatakan merasuki kehidupan orang-orang middle/upper-class di Indonesia. Walaupun ada juga BB-hater yang lebih suka pakai iPhone dan HP Android-based, namun ini jumlahnya tidak signifikan (ya saya sok tahu aja sih), tapi untuk mudahnya, silakan saksikan video di bawah ini:

BlackBerry in Indonesia

 

Saya barusan lihat juga, nampaknya editor Crackberry.com sempat jalan-jalan ke Mal Mangga Dua dan Mal Ambassador di Jakarta, dan ini video yg dia katakan “BlackBerry Craziness” Open-mouthed smile

Mal Mangga Dua dan Mal Ambassador

 

Well, enjoy! Gadget ini hanyalah tool, yang penting adalah apa kerjaan berguna yang bisa kita selesaikan dengan tool ini. Dia perlu, tapi bukan yang utama.

 

Ok, coming up next:

APRICOT/APAN 2011

Tanggal 20 s/d 24 Februari kemarin saya dan mas Basuki Suhardiman berkesempatan datang ke APRICOT/APAN 2011.

Launching Blog ITB

ITB akhirnya meluncurkan layanan Blog ITB.

 

Sementara itu, saya juga akan tuliskan rencana-rencana saya kedepan:

Ngurusin Blog?

Nampaknya Blog ITB ini perlu di-babysit dan dilengkapi fasilitasnya.

Pingin bikin buku?

Apakah saya perlu bikin buku IT lagi?

 

Wassalam,

6 pemikiran pada “Blogging Lagi (Part 1): Blackberry

  1. Agiest

    Waalaikumsalam, selamat ngeblog kembali mas. Dah agak lupa caranya nih😀

    /@
    \ \
    ___> \
    (__O) \
    (____@) \
    (____@) \
    (__o)_ \
    \ \

  2. blog is not dead. kalo blog2nya orang2 IT mungkin iya, tapi untuk orang2 non IT masih rame tuh. bahkan tambah rame, khususnya blog2 otomotif roda 2, atau blog2 ttg motor. silakan dicek indomotoblog, otobloggerindonesia, dan koboys, semuanya di wordpress.

    ttg blogs.itb, let’s do it! saya siap bantu …🙂


    WN

  3. Ping-balik: Fursan Blogs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s