Admin Juga Manusia

assalamu ‘alaikum wr.wb.

Sudah lama saya nggak ngeblog lagi, saya kira saat ini waktu yang cukup baik untuk mulai menulis lagi, maklum kebanyakan nyampah di Facebook dan Plurk😀 Omong-omong, anda sadar nggak, kalau anda semua itu bisa nyampah di Facebook, Plurk dan Twitter itu karena jasa seseorang yang namanya Admin ?

 

Admin Juga Manusia. Itulah titel blog pribadi saya. Saya ambil dari judul lagu group “Seurieus” yang judulnya Rocker Juga Manusia. Dulu saya posisikan menjadi blog tempat saya sharing hal-hal yang menarik yang saya ketahui, kebanyakannya tentang pekerjaan yang saya tekuni saat ini, yaitu Network & System Administrator di sebuah Institut Teknologi di kota Bandung, Indonesia.

 

Kenapa kok pilih titel “Admin Juga Manusia” ? Karena saya suka dengan pekerjaan saya. Saya suka mengurus sistem IT ini. Saya suka menjadi orang yang memiliki hobi tinkering  dengan sebuah sistem kompleks bernama Internet, yang terdiri dari berbagai macam komputer yang dihubungkan dengan berbagai macam jaringan komputer, yang kesemuanya berbicara sebuah bahasa yang sama, yaitu TCP/IP, dan dengan itulah berbagai aplikasi yang berguna (atau tidak berguna) bagi manusia dapat berjalan diatas jaringan ini. Anda bisa baca blog saya saat ini, anda bisa baca email, anda bisa apdet status di Facebook, ngetwit, ngeplurk, anda bisa lihat video bodor di Youtube, sampai Saykoji bisa bikin lagu “Online” yang lagi ngetop itu. Dan saya suka pekerjaan ini, karena hobi saya bisa saya konversi untuk memberikan manfaat kepada sesama manusia.

 

Saya mengenal Internet pada tahun 1995, ketika saya pertama kali menonton pameran komputer di Jakarta Convention Center, saya pertama kali membuka “Internet” melalui sebuah komputer Sun Workstation yang menjadi display stan salah satu ISP pertama di Indonesia, yaitu Radnet, dan saya masih ingat dua buah website yang saya buka melalui browser Netscape Navigator 1.0 itu, yaitu www.whitehouse.gov dan www.republika.co.id. Pada waktu itu saya sudah mendengar apa itu Internet dari kakak saya yang sudah kuliah di ITB, dan saya diberi kopi print kertas continuous form dari artikel Terrorist Handbook di Internet😀 Lalu di tahun 1996 sebelum saya masuk ITB, saya pertama kali bertemu & bersalaman dengan Pak Onno W. Purbo di sebuah acara pengenalan teknologi IT di Jakarta.

 

Setelah saya masuk ITB, saya mulai diajak oleh kakak saya untuk ikut dalam unit kegiatan mahasiswa ITB yang bernama Amateur Radio Club (ARC) ITB. Disitulah saya mulai berkenalan dengan teknologi Internet di awal kemunculannya. Pada waktu itu Microsoft Windows for Workgroup 3.11 masih harus diinstall aplikasi bernama WinSock agar ia dapat tersambung ke jaringan TCP/IP. Pada waktu itu kata-kata “LAN” bersinonim dengan Novell Netware 3.11. Semua orang yang ikut ARC dan yang mau menjadi admin network harus memiliki kemampuan mengecek impedansi kabel RG58 50 ohm dengan multimeter dan mampu menyolder konektor BNC dan N-Connector. Konsep driver Plug-and-Play di Windows baru dikenal di Windows 95, dan kebanyakan ethernet card harus di-set IRQ dan IO Address nya terlebih dahulu secara manual.

 

Karena namanya Amateur Radio Club ITB, saya banyak belajar teknologi Amateur Radio dengan kitab sucinya yang bernama ARRL Handbook. Pada waktu itu saya diperkenalkan dengan teknologi paket radio dengan peralatan PC sederhana, memanfaatkan sebuah aplikasi bernama KA9Q NOS (Network Operating System). Aplikasi tadi hanya berukuran kurang dari 640kBytes, muat di floppy disk 5.25”. Tapi jangan remehkan kemampuannya. Dengan memanfaatkan ethernet card ISA yang tersambung ke LAN, dan modem radio paket TNC dengan protokol AX.25 (Amateur X.25) yang disambungkan ke radio komunikasi HT 144MHz, PC tadi sudah dapat menjadi TCP/IP gateway yang mampu mengirimkan email antara  dua jaringan tadi. Luar biasa, bukan ?

 

Maju kedepan 13 tahun kemudian, ternyata semua sudah berubah. Internet menjadi kebutuhan pokok. Di akhir video clip Saykoji – Online, secara bercanda dikatakan, 8 dari 10 remaja Indonesia lebih memilih Internet daripada nasi. Sudah jamak sekali penggunaan handphone dengan GPRS (General Packet Radio System, yang cikal bakalnya berasal dari AX.25 yang dulu saya pakai itu), yang memungkinkan semua orang bisa mengupdate status mereka ke Facebook melalui berbagai handphone, mulai dari Nexianberry sampai dengan Blackberry yang mahal itu. Modem 3G dijual seperti kacang goreng, tanpa pernah melihat bahwa penambahan frekuensi 3G tidak mampu mengikuti pertambahan pelanggannya. Hampir semua rumah kost sudah harus memasang line Telkom Speedy kalau masih mau menerima pelanggan yang butuh Internetan sambil selonjoran di kasur. Orang lebih rela mati listrik daripada mati Internet, sebab kalau mati listrik, mereka sekalian aja nggak bisa kerja, tapi kalau mati Internet, mereka tetap harus bekerja DAN tidak bisa diselingi membuka Facebook🙂

 

Sayangnya, di dalam perjalanannya seperti ini, pengguna Internet seringkali lupa siapa orang-orang yang berada dibalik terselenggara nya sistem Internet yang sudah menjadi nadi dari kehidupan mereka ini. Siapa orang-orang yang mensetup kabel dan jaringan di kampus-kampus, orang-orang yang mensetup rak, UPS, server, switch dan router di datacenter, orang-orang yang meng-crimp kabel UTP dan men-splice kabel fiber, orang-orang yang mengkonfigur Cisco IOS, JunOS, Mikrotik dan Quagga di router-router Internet, orang-orang yang mensetup konfigurasi routing OSPF dan peering BGP ke OpenIXP sehingga anda bisa menyedot file-file di Indowebster, orang-orang yang menerima omelan anda dengan senyum (yang agak dipaksakan) kalau layanan Internet sedang bermasalah, dan sebagainya. Semua orang tadi hanyalah small bits and pieces di dalam kehidupan anda, tapi saya mau tanya, bisakah anda hidup tanpa mereka ?

 

Semua orang-orang yang saya sebutkan diatas ini baru anda rasakan pengaruhnya jika layanan Internet anda mengalami masalah. Jika akhirnya anda nggak bisa buka Facebook. Jika akhirnya anda nggak bisa baca email anda. Jika akhirnya anda nggak bisa nge-Rileks (di ITB) atau nge-Kaskus. Tapi jika semua layanan ini berjalan, mereka ini ada dimana di dalam pikiran anda ? Padahal mereka ini juga manusia yang sama seperti anda. Mereka bukan Superman. Mereka punya keluarga, ayah dan ibu, istri dan anak, adik dan kakak. Mereka punya sekian pekerjaan yang harus diselesaikan diluar pekerjaan mereka sebagai orang IT. Mereka bisa sakit, lelah, capek, bete, dan diatas kekurangan mereka itu, mereka berusaha untuk tetap melayani anda. Singkatnya : mereka juga manusia! Admin Juga Manusia!

 

Inilah sebab musabab kenapa saya tulis artikel di blog ini, untuk mengingatkan anda semua bahwa begitu banyak orang yang berjasa membantu anda untuk tersambung ke jaringan Internet. Untuk mendapatkan begitu banyak manfaat dari Internet. Ini juga bertepatan dengan Sysadmin Day, yang diperingati setiap tahun di hari Jumat terakhir di akhir bulan Juli.

 

Bagi anda orang-orang yang sadar atau tidak sadar berhutang budi kepada para pahlawan tanpa tanda jasa ini, marilah kita berikan penghargaan kepada mereka ini dengan berbagai bentuk, misalnya makan bersama, hadiah kecil yang menyenangkan, atau (if you are that good) tambahan bonus atau naik gaji😛

 

Bagi anda sesama sysadmin, marilah kita ucapkan syukur kepada Tuhan yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, mudah-mudahan semua amalan kita dihitung sebagai ibadah di sisi Tuhan, dan kita diikhlaskan dalam pekerjaan kita, sehingga tidak peduli seberapa mengesalkannya user yang komplain kepada kita, seberapa menjengkelkannya atasan kita (kadang-kadang), kita tetap dapat bekerja memberikan layanan kepada manusia sebagai wujud rasa syukur kita kepada Tuhan yang telah memberikan kita ilmu dan kemampuan sehingga kita dapat menjadi sysadmin seperti saat ini. Dan yang lebih penting lagi, kita tetap diberikan petunjuk dan pimpinan dari Tuhan dan orang-orang bertaqwa di akhir zaman ini untuk dijadikan orang-orang yang selamat dan menyelamatkan manusia lainnya.

 

Mudah-mudahan berguna,

wassalamu ‘alaikum wr.wb.

34 pemikiran pada “Admin Juga Manusia

  1. Dedhi

    Oooo….. ada admin-nya tho? Tak pikir cuman outsource pakai managed services atau telpon consultant-nya vendor. xixixixi…..

    1. Aku malah pengennya network & server di sini itu udah dikontrol pake kecerdasan buatan aja lah, asal jangan sampai berubah jadi Skynet😀 minimal semua serverku dikontrol pakai CFEngine lah.

    1. Bukannya semua admin itu disuruh jadi Superman ? Disuruh ngurus tarikan UTP dan splicing fiber (minimal carikan kontraktornya), pasang switch, konfigur router, install server, OS nya dan aplikasinya (patch nya sekalian).

      Belum lagi kalau balik ke rumah disuruh jadi teknisi komputer ama anggota keluarga, mulai dari mbersihin virus di USB disk, pasang modem 3G dan install router Linksys yg nyambung ke Speedy😀

  2. Ping-balik: SysAdmin Day… | satukubik

  3. zazaz

    setubuh mas, ane juga system admin, kadang suuka disalahi sama tim aplikasi kl server mengalami gangguan. padahal gangguannya secara teknis😦

    semangat!!!

  4. Ass wrwb,

    Affan, maaf gak nyambung. Mudah-mudahan ente baca ini. Ni ane, Dipa, yang tukang ngerjain matematika bedua ama ente di sma 6, inget: ) Ane gak ikutan facebook dkk, tapi kangen ama ente u/ alasan yang insyaAllah baik. Jadi, kalo boleh, tolong hubungin ane aja ke e-mail ane, kalo ni posting dibaca ama ente. Kunjungin blog ane juga dong: )! Ni blog ane: http://kerjaanDipa.blogspot.com/
    Alhmd. ente sukses. Mudah-mudahan dunia akhirat.

    Wass wrwb,

    Dipaprana S.

  5. halo mas…
    kok blognya gak pernah update lagi?

    untuk urusan sys admin, enaknya semua nya bisa diremote..jadi gak gangguin saat2 liburan…kan admin juga manusia😀

    sesama admin harus ssaling dukung…iya ga😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s