Trik Cisco untuk menerima SFP non-Cisco

Assalamu ‘alaikum wr.wb.

Beberapa waktu belakangan kepala saya sempat pening. Kenapa ? Ini gara-gara switch dan router yang tersedia di pasaran hanya menyediakan interface SFP untuk sambungan gigabit ethernet fiber optiknya, sementara stok interface gigabit fiber optik yang kami miliki hanyalah GBIC saja.

FYI, jaringan backbone kampus ITB yang kebetulan saya urus ini telah berjalan kurang lebih 5 tahun. Pada perkembangannya, kami menggunakan peralatan dari dua vendor, yaitu Cisco dan 3Com sebagai access switch pada semua bangunan yang ada di ITB. Kenapa kok dua vendor ? Karena vendor yang satu menyediakan access switch dengan harga 3 kali lebih murah daripada yang lain. Anda mestinya bisa tebak siapa 😉

Nah, sekarang vendor yang murah ini (3Com) hanya menyediakan switch dengan interface SFP, bukannya GBIC lagi. Ini menyulitkan saya, karena harga instalasi untuk tiap bangunan akan meningkat, karena saya terpaksa harus membeli SFP baru. Sebelumnya kami memiliki stok GBIC yang berlebih, sehingga komponen harga transceiver dapat dihilangkan.

Satu isu lagi adalah kompatibilitas SFP antar vendor, yang saya pernah denger ceritanya agak mengkhawatirkan. Pada vendor tertentu seperti Cisco, ia hanya mau menerima SFP yang ia jual saja, dan tidak mau menerima SFP yang tidak ia sediakan. Dan ini pernah saya coba sendiri ketika saya memasukkan SFP 3Com ke switch Cisco Catalyst 2960G. Ini pesan di log Cisco itu :

Aug 26 03:41:56.455: %GBIC_SECURITY_CRYPT-4-VN_DATA_CRC_ERROR: GBIC in
port 65557 has bad crc
Aug 26 03:41:56.455: %PM-4-ERR_DISABLE: gbic-invalid error detected on
Gi0/21, putting Gi0/21 in err-disable state

Langsung ditolak mentah-mentah!

Tapi saya baru tahu juga, bahwa Cisco ternyata juga menyertakan perintah tersembunyi pada IOS untuk membypass cek SFP ini. Denger dari milis Cisco-NSP, katanya itu gara-gara Cisco menerima gelombang protes yang cukup keras dari customernya. Langsung saja saya coba jalankan perintah itu :

IBRITB01#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
IBRITB01(config)#service u
IBRITB01(config)#service ?
alignment Control alignment correction and logging
---dihapus---
IBRITB01(config)#se
IBRITB01(config)#service unsupported-transceiver
Warning: When Cisco determines that a fault or defect can be traced to
the use of third-party transceivers installed by a customer or reseller,
then, at Cisco's discretion, Cisco may withhold support under warranty or
a Cisco support program. In the course of providing support for a Cisco
networking product Cisco may require that the end user install Cisco
transceivers if Cisco determines that removing third-party parts will
assist Cisco in diagnosing the cause of a support issue.
IBRITB01(config)#

Hehehe, ternyata keluar warning seperti itu. Artinya kira-kira “Kalau terjadi masalah link gara-gara anda menggunakan SFP yang bukan datang dari kami, ya kami nggak tanggung jawab ya :P”. Tapi saya agak penasaran juga, bener gak sih ini sudah jalan.

Mari kita coba cek :

IBRITB01#sh conf | include transceiver
service unsupported-transceiver
IBRITB01#

Sip, kayaknya sudah bisa. Tapi masalahnya sekarang, saya belum ada SFP 3Com yang bisa saya pakai untuk ngecek. Tapi lumayanlah, paling tidak sebagian masalah saya sudah agak hilang.

Mudah-mudahan berguna,
wass.wr.wb.

Iklan

Personal Analog Assistant (PAA)

Assalamu ‘alaikum wr.wb.

Gara-gara baca buku Time Management for System Administrator dari O’Reilly, saya jadi termotivasi untuk membuat diri saya lebih ter-organize. Heh. Mestinya dari dulu saya baca buku ini, sebelum jadi admin yang kerjaannya buanyaaaaaaaak dan makin hari makin nggak jelas 😉

Salah satu hal yang saya coba terapkan dari buku itu adalah penggunaan Personal Analog Assistant (PAA) untuk mencatat segala hal yang harus dicatat. Banyak hal yang tidak perlu diingat, tapi harus dicatat. Pakai PDA sih kepingin, cuma saya malas memelihara charger, urusan synchronize dengan komputer, dan segala macem kerepotan lainnya. Cukuplah notebook Thinkpad X40, hape Nokia 6230i dan headset bluetooth Motorola HS500 yang menjadi gadget saya yang memerlukan charger.

Setelah bongkar-bongkar Internet, thanks to situs Lifehacker (ini sedikit situs di Internet yang ada gunanya), saya akhirnya nemu PocketMod, yaitu situs cepat untuk membuat sebuah notes 8 halaman dengan selembar kertas. Cukup drag-and-drop template yang sudah ada (kertas bergaris, kertas tabel, kertas kotak-kotak, dan lain-lain), lalu print! Jadi deh saya punya notes yang cukup dimasukkan kantong. Murah. Mudah. Cepat.

Notes Pocketmod

Mudah-mudahan berguna.

Wassalamu ‘alaikum wr.wb.